Breaking News

Category Archives: Jurnal Bogor

Feed Subscription

Bisnis Batu Mulia Makin Bersinar

Bogor | Jurnal Bogorbatu

Gemstone alias batu mulia yang juga dikenal sebagian orang dengan sebutan akik, dewasa ini makin tren di tengah masyarakat. Batu cicin kini menjadi prestis tersendiri bagi pemakainya.

Seiring banyak peminat, bisnis gemstone makin mengkilat. Bang DJ, salahsatu pelaku bisnis gemstone dan permata mengatakan, batu mulia kini dipakai orang tua hingga anak SD.

”Konsumennya sangat bannyak, bahkan abak SD kini pun sudah membeli batu mulia untuk koleksi. Meski harganya dimulai dari yang paling murah,” kata Bang DJ, pemilik galeri DJ. Gemstone.

Perputaran uang di bisnis gamestone luar biasa besar, mencapai miliaran rupiah. “Kita lihat beberapa pameran di Jakarta, satu kali event transaksinya bisa miliaran rupiah,” katanya.

Di Kota Bogor, para pelaku binis dan hobi batu mulai juga mulai tumbuh. ”Kami mencoba mewadahi, pehobi dan pebisnis batu mulia dalam komunitas BGC (BogorGemstoneCommunity),” kata Wakil Ketua BGC ini.

Sementara itu Ryza yang juga salahsatu pengurus BGC berharap dalam waktu dekat ada sentra batu mulia di Kota Bogor. ”Bahkan di Bogor juga punya sumber daya alam batu yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai gemstone yang tidak ada di daerah lain,” tuturnya.

nSuut Amdani

Jaya Mandiri Truss Pertahankan Harga

>>Di Tengah Lemahnya Nilai Tukar Rupiah Terhadap DollarB1

Bogor | Jurnal Bogor

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang sempat menyentuh Rp13.000 per dollar membuat sejumlah barang impor naik harga. Di saat dollar tinggi, sejumlah barang bangunan seperti rangka baja ringan ikut terpengaruh.

”Koil, atau bahan dasar pembuat baja ringan yang diimpor dari Vietnam terpengaruh tukar dollar. Meski begitu, kami Jaya Mandiri Truss tetap mempertahankan harga lama,” kata Hilmi Wijaya, pemilik Jaya Mandiri Truss di Jalan Sholeh Iskandar No. 8, Salabenda, Kabupaten Bogor.

Hilmi memilih menahan harga sebagai cara untuk menjaga loyalitas pelanggan. Rangka baja terpasang per meter dibanderol Rp120 ribu sampai Rp125 ribu. ”Persaingan makin ketat, kita kasih kemudahan kepada pelanggan, tidak naikkan harga, dan menyediakan jasa instalansi,” jelasnya.

Kebutuhan rangka atap baja ringan untuk berbagai kebutuhan konstruksi properti dewasa ini terus tumbuh seakan menggeser kaso (rangka kayu). Rangka baja ringan yang lebih tahan terkadap keropos, rayap, hingga anti praktik ilegal loging menjadi salah satu pendorong moncernya bisnis ini.

Tak heran jika, Jaya Mandiri Truss kebanjiran order ribuan batang perbulannya untuk kebutuhan market di Bogor saja. Produk Jaya Mandiri Truss juga memenuhi SNI dengan bahan Zinclume G 550 Az 100 kekuatan rentang 550 MPA, dan bergaransi hingga 10 tahun. Produknya profil C (tipe 65-75), dan Reng (tipe 35-45).

nSuut Amdani

 

RAPI Santuni 60 Anak Yatim

Bogor | Jurnal BogorB5

Organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia atau RAPI cabang Kota Bogor, menggelar acara bhakti sosial berupa santunan anak yatim. Kegiatan ini dilaksanakan di Teras Air, Jalan Raya Wangun, Kecamatan Bogor Timur, untuk menutup rangkaian acara HUT ke 17.

“Pemberian santunan kepada 60 anak yatim ini, menjadi penutup rangkaian acara untuk memperingati hari jadi organisasi,” kata Ketua RAPI Kota Bogor Emmy Suparyani, dalam keterangan persnya yang diterima Jurnal Bogor, Selasa (23/12).

Anak yatim yang disantuni itu kata dia berasal dari enam kecamatan. “Untuk tahun ini, hanya 60 anak yatim yang kita santuni di mana masing-masing pengurusa kecamatan mengirimkan 10 anak. Kita berharap tahun berikutnya jumlah anak yatim yang disantuni semakin bertambah,” ujarnya.

Selain santunan kata dia, pantia telah menggelar sejumah pertandingan olah raga, diantaranya futsal antara anggota kecamatan dan lomba memancing. “Acara ini kami gelar untuk menjalin dan memperat tali silaturahim antar anggota, sekaligus untuk mengejawantahkan moto organisasi rukun diudara, akrab didarat dan iman dihati,”jelasnya.

RAPI kata Emmy, tak hanya sekedar hobi, tapi juga telah banyak berperan membantu pemerintah, seperti dalam penyebaran informasi seputar bencana alam, pembangunan, pensuksesan Pemilu hingga membantu aparat keamanan dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru nanti.

“Diminta atau tidak, setiap anggota RAPI punya kewajiban untuk menyebarluaskan informasi lewat udara, karena itu memang tujuan organisasi ini didirikan,” pungkasnya. n Mochamad Yusuf.

 

Cegah Banjir, Pemkot Bangun Kolam Retensi

Bogor | Jurnal BogorB3

Berdasarkan catatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Dramaga Bogor, puncak musim penghujan terjadi pada Desember hingga Maret 2015. Guna menghadapi hal itu,  Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengupayakan percepatan pembangunan kolam retensi atau kolam penampungan air di dua aliran sungai yakni, Sungai Cibuluh dan Ciluer.
“Ada dua alternatif kajian yang akan dibangun di kawasan ini sebagai solusi untuk mengatasi banjir yang sering terjadi, di antaranya, membangun sodetan dan membangun kolam ratensi,” ungkap Wakil Walikota kepada wartawan, Selasa (23/12).
Menurut dia, pembangunan sodetan akan dilakukan dari arah sungai Cibuluh ke titik perbatasan Sungai Cilueer. Manfaatnya, kata Usmar, untuk mengalihkan arus sungai dari agar debit air dari Sungai Ciluer bisa berkurang.

Selain pembangunan sodetan, bisa juga dibangun kolam retensi, dan pembangunan kolam retensi merupakan pilihan utama yang akan direalisasikan di tahun 2015 mendatang.
“Pada 2015 mendatang, rencananya kami akan membuat kolam ratensi di dua lokasi, pertama di kawasan Cibuluh tepatnya disekitar bangunan Rusunawa dengan konsep memotong arus sungai Cibuluh dengan luas sekitar 1 hektare, dan kedua pembangunan kolam retensi di Ciluer seluas 1,2 hektare. Saat ini lokasi di Cibuluh sudah terselesaikan pembebasan lahannya dan tinggal pembangunan fisiknya,” tuturnya.

Usmar menegaskan bahwa  dari total luas 1 hektar di Cibuluh, nantinya hanya akan dibangun  70 persennya untuk kolam retensi. Sedangkan, sisanya untuk batas kolam.
“Kedalaman kolam retensi setinggi 3 meter dengan model danau atau situ modern. Sedangkan untuk kolam retensi di kawasan Ciluer, rencananya akan dibangun dengan kedalaman sekitar 7 meter, karena lokasinya berada di titik terendah di kawasan tersebut,” tandasnya. n Teddy Alif

Hukum Mati Koruptor!

Bogor | Jurnal BogorB2

Wacana hukuman mati bagi koruptor memang bukanlah hal baru. Pasalnya, punishment tersebut dapat memberikan efek jera bagi orang yang berniat melakukan korupsi.
Menanggapi wacana tersebut, Rektor Universitas Pakuan (Unpak) Kota Bogor, Bibin Rubini setuju dengan diterapkannya hukuman mati bagi koruptor.

Pasalnya, korupsi di Indonesia semakin marak, hal ini menunjukan bahwa hukuman yang diterapkan selama ini tidak menimbulkan efek jera.

“Efek jera itu siapapun yang akan melakukan korupsi akan berpikir 1000 kali. Buktinya korupsi malah sudah menjadi budaya. Kalau menyangkut kepentingan nasional dan berbahaya bagi masa depan generasi muda, saya setuju koruptor dihukum mati. Tetapi perlu dikaji ulang, hukum mati koruptor adalah cara terkahir terhadap justifikasi hukum,” ujar Bibin kepada Jurnal Bogor, Selasa (23/12).
Lebih lanjut Bibin mengatakan, masih banyak hal-hal yang tidak menjadi fokus bidikan kejaksaan dalam pengungkapan kasus-kasus korupsi skala kecil. “Padahal, korupsi itu di mulai dari hal yang paling kecil. Ini masih banyak yang tidak menjadi perhatian kejaksaan. Tapi sejauh ini saya apresiasi kinerja kejaksaan,” tandasnya. n Teddy Alif

Scroll To Top