Breaking News

Yakin Kapolres Baru Mampu Atasi Konflik

36

Cibinong | AKBP Sonny Mulvianto Utomo, SIK resmi menggantikan AKBP Asep Safrudin menjadi Kapolres Bogor. Asep yang masa jabatannya berakhir Februari 2014, kini dipercaya sebagai Wakapolres Jakarta Barat. Soni sebelumnya di Bareskrim Polri sebagai Sekretaris Pimpinan Kapolri.
Asep yakin, Kapolres baru akan mampu membawa Kabupaten Bogor menjadi daerah yang lebih baik guna mendukung program Bupati menjadikan Bogor sebagai kabupaten termaju di Indonesia. Ia berpesan agar Kapolres Bogor yang baru bisa mengatasi permasalahan konflik sosial yang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Bogor.

“Ada beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Kapolres baru, di antaranya adalah pemetaan daerah konflik-konflik sosial, ada pertambangan liar, konflik SARA, serta beberapa tindak kriminalitas yang belum diselesaikan,” pesan Asep, Kamis (20/2).

Dalam sambutannya, Soni menegaskan akan melanjutkan program-program yang sudah dilakukan Kapolres sebelumnya. “Sesuai dengan tugas pokok kami sebagai penggerak Kamtibmas, penegak hukum dan pelayan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban warga,” kata Soni, seusai menghadiri upacara sertijab di Lapangan Polres Bogor, Kamis (20/2).

Selain melanjutkan tugas yang sudah ada, Soni juga mengatakan, akan menegakkan hukum serta mengupayakan masyarakat aman atas keberadaan polisi. Ia mengatakan, polisi harus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mengamankan dan menolong, khususnya warga Kabupaten Bogor.

Namun, ia minta untuk kelancaran tugasnya, harus ada sinergitas yang terjadi antara kepolisian dan masyarakat serta anggota TNI. “Koordinasi yang baik antar lini akan memudahkan tugas kami sebagai abdi masyarakat yang melayani,” paparnya.

Karena itu, menurut dia, hal itu akan berdampak positif pada situasi yang kondusif, dan tercipta rasa aman. Polres Bogor tak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan di wilayahnya. Beberapa tugas yang menjadi tanggungjawab kepolisian tidak akan berjalan baik, tanpa ada dukungan dari semua pihak.

“Seperti diamanatkan Kapolres sebelumnya, mengingat Kabupaten Bogor yang sangat luas, maka permasalahan akan sangat kompleks, di dalamnya termasuk pengamanan kota dan desa,” ujarnya.

Firdaus

Comments are closed.

Scroll To Top